JAKARTA – Industri bahan bangunan nasional memegang peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Di tengah pesatnya pembangunan perumahan, kawasan industri, infrastruktur publik, pariwisata, serta percepatan pembangunan di wilayah Indonesia Timur, kebutuhan akan industri bahan bangunan yang kuat, mandiri, dan berdaya saing global menjadi semakin penting.
Ketua Umum Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan Indonesia (IPBBI), Gomas Harun, menegaskan bahwa Indonesia tidak cukup hanya berbicara mengenai ketahanan pangan dan ketahanan energi. Indonesia juga harus mulai membangun Ketahanan Papan Nasional sebagai fondasi utama pembangunan yang berkelanjutan.
Penyelenggaraan MEGABUILD 2026 menjadi momentum penting untuk mempertemukan dan menjadi ajang kolaborasi lintas sektor sehingga menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari persaingan industri internasional, transformasi teknologi, hingga tuntutan pembangunan yang lebih ramah lingkungan.
IPBBI menilai bahwa industri bahan bangunan Indonesia saat ini berada pada titik yang sangat menentukan. Indonesia memiliki keunggulan berupa pasar domestik yang besar, pertumbuhan kebutuhan perumahan yang tinggi, serta bonus pembangunan infrastruktur yang masih akan berlangsung dalam jangka panjang.
Namun keunggulan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan daya saing industri nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi pusat produksi dan inovasi bahan bangunan di kawasan Asia.
Dikutip dari: bisnis.com
