JAKARTA – IPBBI menyambut dengan optimisme pembukaan BD EXPO China Homelife, sebuah ajang internasional yang mempertemukan pelaku industri bahan bangunan dari berbagai negara. Sebagai asosiasi yang menaungi para pelaku usaha di sektor ini, IPBBI memandang pameran tersebut sebagai momentum penting untuk memperluas jejaring bisnis, memperkenalkan teknologi terbaru, serta meningkatkan daya saing produk bahan bangunan Indonesia di pasar global.

Dalam rangkaian acara pembukaan, Wakil Menteri Perumahan dan Permukiman Indonesia, Bapak Fahri Hamzah, turut hadir dan berdiskusi langsung mengenai arah pembangunan nasional, khususnya terkait program percepatan 3 juta perumahan. IPBBI memandang langkah pemerintah ini sebagai peluang besar bagi pertumbuhan industri bahan bangunan dalam negeri. Program tersebut tidak hanya mendorong permintaan material konstruksi, tetapi juga membuka ruang inovasi, efisiensi produksi, serta peningkatan kualitas pasokan untuk mendukung pembangunan hunian yang layak dan terjangkau.

IPBBI menilai bahwa kolaborasi yang terjalin melalui BD EXPO China Homelife—antara pemerintah, pelaku usaha nasional, dan mitra internasional—akan memperkuat fondasi industri bahan bangunan Indonesia dalam menghadapi tantangan ketahanan papan dan kebutuhan hunian masa depan. Dengan sinergi yang tepat, IPBBI meyakini bahwa industri bahan bangunan Indonesia dapat terus berkembang, berkontribusi signifikan terhadap pembangunan nasional, dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah yang berkualitas.
