IPBBI Bertemu Kementerian UMKM Bahas Pemberdayaan UMKM Material Bangunan

Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan Indonesia (IPBBI) menggelar pertemuan dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membahas strategi pemberdayaan UMKM produsen dan pemasok material bahan bangunan dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 4 September 2025, di Hotel Grand Travello, Bekasi.

Pertemuan ini menyoroti peran strategis UMKM di sektor bahan bangunan sebagai tulang punggung rantai pasok konstruksi nasional, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pembangunan perumahan rakyat yang menjadi prioritas pemerintah.

Sekjen IPBBI, Otto William Halim, menyampaikan bahwa keterlibatan UMKM produsen dan supplier material bangunan perlu diperkuat melalui dukungan kebijakan, akses pembiayaan, serta peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk agar mampu bersaing dan memenuhi standar proyek perumahan skala besar.

Menurutnya, Program 3 Juta Rumah tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang luas bagi UMKM di sektor bahan bangunan, mulai dari produsen material dasar hingga pemasok komponen pendukung konstruksi.

Sementara itu, perwakilan Kementerian UMKM menyambut baik inisiatif IPBBI dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM agar dapat terintegrasi ke dalam ekosistem pembangunan nasional. Sinergi dengan asosiasi dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang disusun tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas potensi kolaborasi lanjutan, antara lain melalui program pendampingan UMKM, fasilitasi sertifikasi produk, serta penguatan akses pasar bagi produsen dan supplier material bahan bangunan lokal.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran UMKM sektor bahan bangunan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.